Populasi, data, sampel merupakan tiga hal yang sangat berkaitan satu sama lain terutama dalam kegiatan penelitian ilmiah. Populasi adalah himpunan keseluruhan obyek yang diselidiki atau diteliti, sementara data merupakan fakta yang dapat berupa angka-angka ataupun bukan angka. Data dari suatu populasi yaitu fakta yang menggambarkan suatu obyek yang akan diteliti atau diselidiki. Dalam penerapannya, kadang kala tidak semua data dari suatu populasi dapat diperoleh, sehingga banyak peneliti menggunakan data dari sampel yang merupakan bagian dari suatu populasi. Peneliti ini tentu saja mengharapkan karakteristik data sampel dapat sama dan atau mewakili karakteristik data dari populasi tersebut.
Mengapa peneliti dalam kegiatan penyelidikannya terhadap suatu obyek “terpaksa” menggunakan data sampel? serta bagaimana upaya pengumpulan data sampel sedemikian rupa termasuk jumlahnya sehingga harapan supaya data sampel dapat mewakili data populasinya “terkabul”?
Assalam..
menurut saya peneliti dalam melakukan penelitiannya dengan terpaksa menggunakan data sampel dikarenakan oleh jumlah dari data yang akan digunakan dalam penelitian tidak dimungkikan untuk peneliti mensurvei satu persatu, dan penggunaan data sampel ini akan membuat peneliti lebih praktis namun hasilnya tidak jauh berbeda.
upaya yang harus dilakukan dalam pengumpulan data sampel agar data sampel tersebut dapat mewakili data populasinya dengan tepat maka kita harus mangambil data sampel secara terstruktur dan tepat, sehingga kemungkinan kecil terjadi kesalahan dan kerancuan dalam penelitian tersebut.
by : Husni S.( H1D009070)
Asalamu’alaikum wr wb
saya tidak berkomentar banyak,
meneliti data sampel bukan suatu keterpaksaan,
tapi itu harus dilakukan untuk mengetahui hasil data sampel yang mewakili seluruh data dan untuk mengurangi kesalahan penelitian seluruh data yang ada.
(H1D009O62)