Erosi adalah pengikisan tanah oleh air yang mengalir, gletser, angin dan ombak. Sementara sedimen merupakan bahan atau material yang diangkut oleh air dari tempat asalnya ke tempat pengendapan. Proses terjadinya pengendapan material tersebut disebut dengan sedimentasi. Pengendalian erosi dan sedimen dimaksudkan untuk mengurangi dampak buruk yang diakibatkan oleh kedua proses tersebut. Karena memang proses erosi dan sedimentasi menimbulkan dampak yang tidak menguntungkan bagi kehidupan manusia. Dalam bidang keairan, peranan upaya untuk mengendalikan erosi dan sedimen sangat penting terutama peranannya dalam bidang pengembangan sumber daya air. Mengapa?
Untuk mempelajari lebih jauh mengenai peranan pengendalian erosi dan sedimen kaitannya dengan pengembangan sumber daya air, silahkan mahasiswa program studi teknik sipil UNSOED yang menganbil mata kuliah Pengendalian Sedimen dan Erosi semester genab ini memberikan komentarnya. Tanggapan disertai dengan nama dan NIM.
Assalamualikum Pa….
hr ini kami dapat kelas Topik Spesial Sedimentasi Waduk, tentang erosi dan pengendaliannya dalam mengurangi sedimentasi d waduk.
Jadi menurut Prof. Kironoto, salah satu strategi dalam pengendalian sedimen d waduk dapat dilakukan dengan konservasi daerah tangkapan waduk yang tentu saja dengan mengurangi erosi dengan melakukan pendekatan peremajaan dan menjaga kelangsungan vegetasi dan juga mekanisasi.
Dampak tidak menguntungkannya tentu saja kalau sedimentasi d waduk terus menerus tanpa usaha mengendalikan dari berbagai aspek seperti erosi, manusia sebagai pengguna waduk untuk irigasi, listrik, penyediaan air baku dll akan sengsara….
Semoga bermanfaat ya…. hasil kuliah tadi pagi ni….
wassalam
maya