Statistics and Probability-2

March 9, 2010

Populasi, data, sampel merupakan tiga hal yang sangat berkaitan satu sama lain terutama dalam kegiatan penelitian ilmiah. Populasi adalah himpunan keseluruhan obyek yang diselidiki atau diteliti, sementara data merupakan fakta yang dapat berupa angka-angka ataupun bukan angka. Data dari suatu populasi yaitu fakta yang menggambarkan suatu obyek yang akan diteliti atau diselidiki. Dalam penerapannya, kadang kala tidak semua data dari suatu populasi dapat diperoleh, sehingga banyak peneliti menggunakan data dari sampel yang merupakan bagian dari suatu populasi.  Peneliti ini tentu saja mengharapkan karakteristik data sampel dapat sama dan atau mewakili karakteristik data dari populasi tersebut.

Mengapa peneliti dalam kegiatan penyelidikannya terhadap suatu obyek “terpaksa” menggunakan data sampel? serta bagaimana upaya pengumpulan data sampel sedemikian rupa termasuk jumlahnya sehingga harapan supaya data sampel dapat mewakili data populasinya “terkabul”?


Erosion and Sediment Control-1

March 9, 2010

Erosi adalah pengikisan tanah oleh air yang mengalir, gletser, angin dan ombak.  Sementara sedimen merupakan bahan atau material yang diangkut oleh air dari tempat asalnya ke tempat pengendapan.  Proses terjadinya pengendapan material tersebut disebut dengan sedimentasi. Pengendalian erosi dan sedimen dimaksudkan untuk mengurangi dampak buruk yang diakibatkan oleh kedua proses tersebut. Karena memang proses erosi dan sedimentasi menimbulkan dampak yang tidak menguntungkan bagi kehidupan manusia. Dalam bidang keairan, peranan upaya untuk mengendalikan erosi dan sedimen sangat penting terutama peranannya dalam bidang pengembangan sumber daya air. Mengapa?

Untuk mempelajari lebih jauh mengenai peranan pengendalian erosi dan sedimen kaitannya dengan pengembangan sumber daya air,  silahkan mahasiswa program studi teknik sipil UNSOED yang menganbil mata kuliah Pengendalian Sedimen dan Erosi semester genab ini memberikan komentarnya. Tanggapan disertai dengan nama dan NIM.


Statistics and Probability-1

March 9, 2010

Mata kuliah Statistika dan Probabilitas merupakan mata kuliah wajib yang diajarkan pada semester-semester awal di bangku perkuliahan yang tidak hanya untuk program studi Teknik Sipil namun untuk berbagai program studi, bahkan mungkin untuk semua program studi. Mengapa? Tentu saja hal ini tidak terlepas dari peranannya yang cukup vital tidak hanya untuk menunjang mata kuliah yang lain terutama mata kuliah keahlian, tapi juga untuk mendukung kegiatan ilmiah bahkan juga dalam kegiatan lain dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk mendiskusikan lebih mendalam mengenai peranan ilmu statistika dan probabilitas, silahkan mahasiswa program studi teknik sipil UNSOED yang mengambil mata kuliah ini pada semester ini untuk memberikan tanggapan mengenai peranan ilmu statistik dan probabilistik baik secara khusus yang terkait dengan bidang teknik sipil maupun secara umum dalam kehidupan sehari-hari atau dalam bidang yang lain? Tanggapan berupa essay disertai nama dan NIM.


Why does the moon follow us when we drive?

February 28, 2010

The moon doesn’t look as if it’s very far away, but its distance from the earth averages 239,000 miles. The diameter of the moon is 2,160 miles or less than the distance across the United States. But when the moon is observed with a very large telescope, it looks as if were only about 200 miles away.

Because the moon seems so close and big to us, we sometimes forget that 239,000 miles is quite a distance away. It is this great distance that explains why the moon seems to follow us when we drive in a vehicle and look up at it.

To begin with, our feeling that this is happening is just that—only a feeling, a psychological reaction. When we speed along a road, we notice that everything moves past us. Trees, houses, fences, the road— all fly past us in the opposite direction.

Now there’s the moon, part of what we see as we look out, and we naturally expect it also to be flying past us, or at least to be moving back ward as we speed ahead. When this doesn’t happen, we have the sensation that it is “following” us.

But why doesn’t it happen? Because the distance of the moon from the earth is quite great. Compared to the distance our vehicle travels in a few minutes, that distance is enormous. So as we move along, the angle at which we see the moon hardly changes.

In fact, we could go along a straight path for miles and the angle at which we would see the moon would still be basically the same. And as we notice everything else flying past, we get that feeling of the moon “following” us.

(Reference: Arkady Leokum, 1967. More Tell Me Why. The Hamlyn Publishing Group Limited, New York, USA)


Mengenal Program Studi Teknik Sipil UNSOED

February 27, 2010

Program S1 Teknik Sipil UNSOED merupakan salah satu program studi di lingkungan Jurusan Teknik, Fakultas Sains dan Teknik Universitas Jenderal Soedirman, yang terbentuk berdasarkan SK Dirjen DIKTI nomor : 2547/D/T/2001 dan diperpanjang ijinnya berdasarkan SK Dirjen DIKTI nomor : 2879/D/T/2004. Pada awal berdiri, mahasiswa Program Studi Teknik Sipil diterima lewat jalur SPMB lokal Unsoed, terhitung mulai tahun 2004 mahasiswa diterima lewat jalur PPSB, SNMPTN dan SPMB.

Dari awal berdiri program S1 Teknik Sipil, telah diluluskan sebanyak 80  mahasiswa. Persentase mahasiswa yang mencapai IPK lebih dari 2,75 lebih dari 75%. Alumni teknik sipil Unsoed telah bekerja di berbagai instansi pemerintah maupun swasta, enterpreuner dengan masa tunggu kurang dari 6 bulan.

Program Studi Teknik Sipil Unsoed memberikan bekal pengetahuan kepada mahasiswa materi tentang perencanaan, perancangan, pelaksanaan konstruksi untuk berbagai jenis bangunan seperti: gedung, gedung bertingkat, tower, jalan raya, jalan tol, jembatan, waduk, bendungan, embung, bangunan irigasi, saluran irigasi, pelabuhan laut, pelabuhan udara, drainase dan bangunan sipil lainnya.

Setelah lulus dan mendapatkan gelar sarjana teknik, mahasiswa diharapkan mampu merencanakan kegiatan/proyek, merancang/mendesain bangunan, menganalisis kekuatan bangunan, menghitung anggaran biaya bangunan dan merencanakan kebutuhan bahan konstruksi.

Untuk mendukung kegiatan pembelajaran, penyelenggaraan pendidikan di Program Studi Teknik Sipil bekerja sama dengan Jurusan Teknik Sipil ITB. Selain itu juga dikembangkan kerja sama dengan user, agar lulusan Teknik Sipil Unsoed menjadi lulusan yang siap pakai. Kerja sama yang telah dikembangkan antara lain dengan PT. Holcim Indonesia, Tbk. PT. Semen Gresik, CV. Ciria Jasa Jakarta, PT. Atria Bandung dan masih banyak lagi.

Visi Program Studi Teknik Sipil Unsoed 2012

Menjadi lembaga unggulan di bidang Teknik Sipil melalui pengembangan pendidikan dan penelitian yang mendukung pembangunan nasional berwawasan lingkungan

Misi Program Studi Teknik Sipil Unsoed 2012

  1. Menyelenggarakan pendidikan guna menghasilkan sumber daya manusia yang bermoral,  berbudi pekerti luhur, profesional, mandiri, mampu berpikir logis dan komprehensif serta tanggap terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga memiliki daya saing tinggi dan siap mengambil peran utama dalam pembangunan.
  2. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penelitian berkelanjutan untuk mendukung pembangunan nasional.
  3. Menyebarluaskan dan menerapkan hasil penelitian melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tujuan Pengembangan Program Studi Teknik Sipil Unsoed 2012 :

  1. Meningkatnya kualitas proses pendidikan
  2. Meningkatnya kualitas sumber daya pendidikan
  3. Meningkatnya kinerja manajemen jurusan
  4. Meningkatnya kualitas dan kuantitas karya ilmiah yang dapat diaplikasikan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi
  5. Meningkatnya peran serta dalam pembangunan melalui penerapan ilmu ketekniksipilan

Persyaratan Masuk (Input requirement)

Calon mahasiswa merupakan lulusan SMA/MA/SMK yang telah lulus seleksi admistrasi dan akademik penerimaan mahasiswa baru, yang melalui: Program Penerimaan Siswa Berprestasi (PPSB), SPMB Lokal, dan SPMB Nasional.

Kompetensi Lulusan (Program learning outcome)

Kompetensi lulusan Program Studi Teknik Sipil Unsoed meliputi 5 Kelompok Bidang Keahlian  (konsentrasi) yaitu: Kompetensi dalam Bidang Kajian Struktur, Kompetensi dalam Bidang Kajian Hidro, Kompetensi dalam Bidang Kajian Geoteknik, Kompetensi dalam Bidang Kajian Transportasi, Kompetensi dalam Bidang Kajian Manajemen Konstruksi.

Lulusan S1 Teknik Sipil Unsoed adalah sarjana yang mampu memahami cara perhitungan, perencanaan, perancangan, analisis, dan penerapan dalam menciptakan pemenuhan sarana dan prasarana fisik bagi guna memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kulitas hidup masyarakat dalam bidang struktur, hidro/keairan, geoteknik, transportasi, dan manajemen konstruksi. Kompetensi lulusan Jurusan Teknik Sipil Unsoed dirumuskan  kedalam empat aspek yaitu: Pengetahuan dan Pemahaman (Knowledge and Understanding), Ketrampilan Intelektual (Intellectual Skill), Ketrampilan Praktis (Practical Skill), dan Ketrampilan Managerial dan Sikap (Managerial Skill and Attitude).

Kompetensi dalam Pengetahuan dan Pemahaman (Knowledge and Understanding)

  1. Mengetahui dan memahami konsep dasar bidang rekayasa sipil
  2. Mengerti dan memahami prinsip perencanaan, perancangan, analisis dalam permasalahan sipil (engeering).
  3. Mengerti dan memahami ilmu teknik sipil dalam bidang struktur, hidro/keairan, geoteknik, transportasi, dan manajemen konstruksi.
  4. Mengerti dan memahami cara perhitungan, perencanaan, perancangan; analisis, dan penerapan dalam menciptakan pemenuhan sarana dan prasarana fisik bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Kompetensi dalam Ketrampilan Intelektual (Intellectual Skill)

  1. Menguasai penerapan ilmu rekayasa sipil pada pembangunan dalam aspek kehidupan masyarakat.
  2. Menguasi dan mampu merancang dan menganalisis dalam bidang ketekniksipilan yang dibutuhkan masyarakat dan perkembangannya sesuai kebutuhan jaman.
  3. Menghasilkan karya dan penemuan baru yang bermanfaat bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Kompetensi dalam Ketrampilan Praktis (Practical Skill)

  1. Menguasai teknologi perancangan dan mampu mengembangkannya yang disesuaikan dengan keadaan untuk pemenuhan tuntutan masayarakat.
  2. Mampu memanfaatkan teknologi komputer dan informatika untuk meningkatkan ketrampilan dalam bidang rekayasa secara efektif dan efisien.
  3. Menguasai metode matematis, probabilitas dan teknik statistik serta penerapannya dalam bidang Teknik Sipil.
  4. Mampu memberikan solusi terhadap permasalahan teknik yang dihadapi.

Kompetensi dalam Ketrampilan Managerial dan Sikap (Managerial Skill and Attitude)

  1. Kemampuan berkomunikasi secara efektif.
  2. Kemampuan mengelola proyek secara profesional dan bertanggung jawab.
  3. Kemampuan bekerjasama dalam tim dan masyarakat, serta mudah menyesuaikan diri secara cepat di lingkungan kerja.
  4. Menjunjung tinggi norma, tata-nilai, moral, agama, dan etika
  5. Mampu memanfaatkan dan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.
  6. Mampu untuk mengembangkan diri dan mampu berfikir secara logis dan analitis untuk menyelesaikan masalah-masalah teknik

(Referensi: Pedoman UNSOED-Fakultas Sains dan Teknik 2009/2010)


Peringkat 200 Besar Perguruan Tinggi Dunia Versi The Times Higher Education 2008

October 9, 2008

Pemeringkatan perguruan tinggi merupakan salah satu cara melakukan eveluasi diri guna meningkatkan kinerja suatu perguruan tinggi. Melalui pemeringkatan perguruan tinggi akan diketahui posisi kinerja dan prestasi suatu perguruan tinggi dibanding dengan perguruan tinggi lainnya. Tentu saja setiap peguruan tinggi akan berlomba-lomba untuk menempatkan universitasnya diperingkat teratas. Perguruang tinggi yang peringkatnya berada di bawah tentu berkeinginan supaya peringkatnya naik, demikian juga perguruan tinggi yang posisinya di atas bertekad supaya peringkatnya lebih baik lagi atau paling tidak sama inipun kalau sudah di puncak atau no satu. Dengan sistem ini akan terjadi perbaikan dan peningkatan mutu yang secara terus menerus.

Pemeringkatan perguruan tinggi juga diharapkan mampu memberikan informasi yang benar dan akurat mengenai perguruang tinggi yang berkualitas. Sehingga masyartakat bisa menentukan pilihan yang tepat ketika harus memilih suatu perguruan tinggi, baik untuk studi maupun untuk kolaborasi dan kerjasama, ataupun untuk keperluan yang lainnya.

Berbagai lembaga telah melakukan pemeringkatan termasuk The Times Higher Education. Pada tahun 2008 ini telah dikeluarkan peringkat 200 besar dunia. Berikut 200 besar peringkat perguruan tinggi yang dikutip dari http://www.topuniversities.com/worlduniversityrankings/.

1 Harvard University (United States)

2 Yale University (United States)

3 University of Cambridge (United Kingdom)

4 University of Oxford (United Kingdom)

5 California Institute of Technology (United States)

6 Imperial College London (United Kingdom)

7 University College London (United Kingdom)

8 University of Chicago (United States)

9 Massachusetts Institute of Technology (United States)

10 Columbia University (United States)

11 University of Pennsylvania (United States)

12 Princeton University (United States)

13 Duke University (United States)

13 Johns Hopkins University (United States)

15 Cornell University (United States)

16 (Australia)n National University (Australia)

17 Stanford University (United States)

18 University of Michigan (United States)

19 University of Tokyo (Japan)

20 Mcgill University (Canada)

21 Carnegie Mellon University (United States)

22 King’s College London (United Kingdom)

23 University of Edinburgh (United Kingdom)

24 Eth Zurich (Switzerland)

25 Kyoto University (Japan)

26 University of Hong Kong (Hong Kong)

27 Brown University (United States)

28 École Normale Supérieure, Paris (France)

29 University of Manchester (United Kingdom)

30 National University of Singapore (Singapore)

30 University of California, Los Angeles (United States)

32 University of Bristol (United Kingdom)

33 Northwestern University (United States)

34 École Polytechnique (France)

34 University of British Columbia (Canada)

36 University of California, Berkeley (United States)

37 The University of Sydney (Australia)

38 The University of Melbourne (Australia)

39 (Hong Kong) University of Science&Tech (Hong Kong)

40 New York University (United States)

41 University of Toronto (Canada)

42 The Chinese University of Hong Kong (Hong Kong)

43 University of Queensland (Australia)

44 Osaka University (Japan)

45 University of New South Wales (Australia)

46 Boston University (United States)

47 Monash University (Australia)

48 University of Copenhagen (Denmark)

49 Trinity College Dublin (Ireland)

50 Ecole Polytechnique Fédérale (Switzerland)

50 Peking University (China)

50 Seoul National University (Korea, South)

53 University of Amsterdam (Netherlands)

54 Dartmouth College (United States)

55 University of Wisconsin-Madison (United States)

56 Tsinghua University (China)

57 Heidelberg Universität (Germany)

58 University of California, San Diego (United States)

59 University of Washington (United States)

60 Washington University In St. Louis (United States)

61 Tokyo Institute of Technology (Japan)

62 Emory University (United States)

63 Uppsala University (Sweden)

64 Leiden University (Netherlands)

65 The University of Auckland (New Zealand)

66 London School of Economics& Political (United Kingdom)

67 Utrecht University (Netherlands)

68 University of Geneva (Switzerland)

69 University of Warwick (United Kingdom)

70 University of Texas At Austin (United States)

71 University of Illinois (United States)

72 Katholieke Universiteit Leuven Belgium

73 University of Glasgow (United Kingdom)

74 University of Alberta (Canada)

75 University of Birmingham (United Kingdom)

76 University of Sheffield (United Kingdom)

77 Nanyang Technological University (Singapore)

78 Delft University of Technology (Netherlands)

78 Rice University (United States)

78 Technische Universität München (Germany)

81 University of Aarhus (Denmark)

81 University of York (United Kingdom)

83 Georgia Institute of Technology (United States)

83 The University of Western (Australia) (Australia)

83 University of St Andrews (United Kingdom)

86 University of Nottingham (United Kingdom)

87 University of Minnesota (United States)

88 Lund University (Sweden)

89 University of California, Davis (United States)

90 Case Western Reserve University (United States)

91 Université De Montréal (Canada)

91 University of Helsinki (Finland)

93 Hebrew University Of Jerusalem (Israel)

93 Ludwig-Maximilians-Universität München (Germany)

95 Kaist-Korea Advanced Institute of Science (Korea, South)

96 University of Virginia (United States)

97 University of Pittsburgh (United States)

98 University of California, Santa Barbara (United States)

99 Purdue University (United States)

100 University of Southampton (United Kingdom)

101 Vanderbilt University (United States)

102 University of North Carolina (United States)

102 University of Southern California (United States)

104 University of Leeds (United Kingdom)

105 Pennsylvania State University (United States)

106 University of Adelaide (Australia)

106 University of Zurich (Switzerland)

108 University College Dublin (Ireland)

109 Technion – Israel Institute of Technolog (Israel)

110 Georgetown University (United States)

111 Maastricht University (Netherlands)

112 Tohoku University (Japan)

113 Fudan University (China)

114 Tel Aviv University (Israel)

115 University of Vienna (Austria)

116 Université Catholique De Louvain (Ucl) (Belgium)

117 Mcmaster University (Canada)

117 Queen’s University (Canada)

119 University of Rochester (United States)

120 Nagoya University (Japan)

121 Ohio State University (United States)

122 Durham University (United Kingdom)

122 University of Maryland (United States)

124 National Taiwan University (Taiwan)

124 University of Otago (New Zealand)

126 Erasmus University Rotterdam (Netherlands)

127 Stony Brook University (United States)

128 Eindhoven University of Technology (Netherlands)

129 University of Waterloo (Canada)

130 University of Sussex (United Kingdom)

131 University of Basel (Switzerland)

132 University of California, Irvine (United States)

133 Cardiff University (United Kingdom)

133 Technical University of Denmark (Denmark)

133 University Of Liverpool (United Kingdom)

136 University Of Ghent (Belgium)

137 Freie Universität Berlin (Germany)

137 Texas A&M University (United States)

139 Humboldt-Universität Zu Berlin (Germany)

140 Ecole Normale Supérieure De Lyon (France)

141 University of Science And Technology (China)

142 Wageningen University (Netherlands)

143 Nanjing University (China)

144 Shanghai Jiao Tong University (China)

144 University of Groningen (Netherlands)

146 University of Arizona (United States)

147 City University of Hong Kong (Hong Kong)

147 Universität Freiburg (Germany)

149 Université Pierre-Et-Marie-Curie Paris (France)

150 Universidad Nacional Autónoma De México (Mexico)

151 Rutgers, The State University of New Jer (United States)

152 University of Bath (United Kingdom)

153 University of Aberdeen (United Kingdom)

154 (India)n Institute of Technology Delhi (India)

155 Eberhard Karls Universität Tübingen (Germany)

155 Vu University Amsterdam (Netherlands)

157 Tufts University (United States)

158 Kyushu University (Japan)

159 The University of Western Ontario (Canada)

160 Queen Mary, University of London (United Kingdom)

161 University of Lausanne (Switzerland)

162 Chalmers University Of Technology (Sweden)

162 Newcastle University (United Kingdom)

164 Simon Fraser University (Canada)

165 University of Florida (United States)

166 Chulalongkorn University (Thailand)

166 Universität Göttingen (Germany)

168 University of Notre Dame (United States)

169 Universität Frankfurt Am Main (Germany)

170 (India)na University Bloomington (United States)

170 University of Calgary (Canada)

170 University of Lancaster (United Kingdom)

173 Kth, Royal Institute of Technology (Sweden)

174 Hokkaido University (Japan)

174 (India)n Institute of Technology Bombay (India)

174 Rensselaer Polytechnic Institute (United States)

177 University of Leicester (United Kingdom)

177 University of Oslo (Norway)

179 University of Cape Town (South Africa)

180 University of Colorado At Boulder (United States)

180 Waseda University (Japan)

182 Macquarie University (Australia)

183 Lomonosov Moscow State University (Russia)

183 Université Libre De Bruxelles (Ulb) (Belgium)

185 Brandeis University (United States)

186 University of Barcelona (Spain)

186 University of Canterbury (New Zealand)

188 Pohang University of Science&Techn (Korea, South)

188 Technische Universität Berlin (Germany)

190 Universität Stuttgart (Germany)

191 University of Massachusetts, Amherst (United States)

192 University of Bern (Switzerland)

192 University of Bologna (Italy)

194 University of Reading (United Kingdom)

195 University of Antwerp (Belgium)

196 University of Sao Paulo (Brazil)

197 Dalhousie University (Canada)

197 University of Buenos Aires (Argentina)

199 Kobe University (Japan)

200 University of Athens (Greece)

Semoga dalam waktu dekat akan keluar 400 atau 500 besar yang mana pada tahun 2007 Indonesia menempatkan wakilnya meskipun hanya beberapa perguruan tinggi seperti UGM, ITB, dan UI.


Nilai Rata-Rata SNMPTN 2008 Mahasiswa IPS UNSOED Masuk Peringkat Sembilan

August 1, 2008

Menurut Tim Statistik ITS untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2008, Lucia Aridinanti, calon mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) kelompok Ilmu Pengetahun Sosial (IPS) yang melewati jalur SNMPTN mempunyai nilai rata-rata 655,00 dan menduduki urutan sembilan. Data 10 besar kelompok IPS berdasarkan nilai rata-rata SNMPTN adalah :

  1. UGM    : 835.51
  2. UJ        : 788.72
  3. Unair   : 738.23
  4. Undip  : 717.67
  5. UNS     : 685.04
  6. Unpad : 683.78
  7. Unibraw : 681.69
  8. UNY       : 664.89
  9. Unsoed  : 655.00
  10. UNJ       : 643.04

Sementara untuk kelompok IPA, UNSOED tidak masuk sepuluh besar. Berikut data 10 besar kelompok IPA berdasarkan nilai rata-rata SNMPTN adalah :

  1. ITB       : 826,01
  2. UGM    : 774,09
  3. Unair   : 742,60
  4. UI        : 732,20
  5. ITS       : 709,86
  6. UNS     : 681
  7. UNY     :654,45
  8. UM      : 641,68
  9. Unpad : 639,67
  10. IPB      :621,02

Nilai SMNPTN yang paling tinggi berturut-turut adalah mahasiswa baru ITB, ITS, dan UI. Sedangkan nilai SMNPTN yang paling rendah secara berturut-turut berasal dari mahasiswa baru ITB, UI, dan ITS.

Nilai keketatan paling besar pada kelompok IPA adalah UGM dengan nilai keketatan 4.07 persen, artinya setiap empat orang bersaing dengan 100 orang pemilih. Sedangkan yang paling longgar persaingannya adalah Unijoyo dengan nilai keketatan 137,05 persen.

Menurut Lucia Aridinanti, kinerja kualitas dari mahasiswa baru (Maba) yang masuk ke PTN dapat dicermati berdasarkan indikator nilai rata-rata SNMPTN, standar deviasi, nilai minimum, dan nilai maksimum,  serta tingkat keketatan seleksi.

referensi:http://www.antara.co.id/arc/2008/7/31/ugm-dan-itb-peringkat-i-di-snmptn-2008


Etika Pencantuman Nama pada Publikasi Ilmiah

August 1, 2008

Suatu keharusan untuk mencantumkan nama penulis pada suatu publikasi ilmiahnya. Bahkan juga perlu mencantumkan alamat penulis. Tujuannya adalah untuk memberikan rasa tanggung jawab kepada penulis atas isi karya ilmiahnya dan memberikan penghargaan berupa pengakuan bahwa penulis telah melaksanakan dan melaporkan penelitiannya, serta merupakan bukti tertulis dari karyanya. Bila dikemudian hari timbul pertanyaan siapa yang pertama-tama mencetuskan atau menemukan sesuatu, publikasilah yang merupakan salah satu pembuktian yang paling berbobot.

Bagaimana menentukan urutan penulis jika penelitian dilakukan lebih dari seorang?

Menurut F. Rumawas penulis pertama adalah peneliti yang paling banyak berkontribusi dalam penelitiannya. Penulis kedua dan seterusnya adalah peneliti sesuai dengan besarnya kontribusi yang diberikan dalam penelitian mereka.

Bagaimana cara menentukan siapa yang paling banyak berkontribusi?

Menurut Mien Rifai, kriteria ditentukan dengan menilai 6 aspek yaitu masukan intelektual, masukan fisik, masukan pengolahan data, masukan kepakaran, masukan keahlian, masukan kesastraan. Masing-masing aspek mempunyai nilai maksimum 20.

Bagaimana dengan penelitian mahasiswa?

Menurut F. Rumawas, biasanya naskah publikasi disusun oleh mahasiswa beserta pembimbingnya atau sekurang-kurangnya telah dibaca atau disetujui pembimbing. Mahasiswa menjadi penulis pertama dan pembimbing lebih bersifat memperkenalkan anak didiknya kepada dunia ilmiah. Membubuhkan nama pembimbing atau nama siapa saja tanpa sepengetahuan yang bersangkutan tidak dibenarkan dari segi etika dan tidak dapat dipertanggungjawabkan dari segi ilmiah. Ada kalanya staf pengajar beranggapan, bahwa penelitian dan hasil penelitian bimbingannya adalah miliknya, dan oleh karena itu dialah yang berhak mempublikasikannya. Hal ini tidak benar sepenuhnya oleh karena mahasiswa pun telah mengorbankan tenaga, pikiran dan waktu dalam usaha ini. Hanya dalam keadaan mahasiswa tidak berniat mempublikasikan hasil penelitiannya, sang pembimbing dapat mencantumkan namanya sebagai penulis pertama disusul oleh nama mahasiswa beserta nama anggota komisi yang telah berkontribusi.

Bagaimana dengan penelitian yang melibatkan beberapa penelitian mahasiswa?

Seorang pembimbing dapat membagi-bagi program penelitiannya, yang kemudian dilaksanakan oleh beberapa mahasiswa. Jika memungkinkan, tiap bagian penelitian dipubliksikan tersendiri. Pembimbing kemudian dapat merangkum kegiatannya dengan tulisan mengutip publikasi-publikasi yang telah dibuat, ditambah dengan bagian penelitiannya yang dikerjakan sendiri dan bagian-bagian penelitian mahasiswa yang belum layak publikasi. Rangkuman penelitian dalam satu tulisan utuh dapat juga dilakukan pembimbing, bila hasil penelitian-penelitian mahasiswa bimbingannya tidak pernah dipublikasikan. Nama-nama mahasiswa dapat dicantumkan sebagai penulis kedua, ketiga dan seterusnya, tetapi kalau sudah terlalu banyak atau sudah terlalu lama dibiarkan, ucapan terima kasih kepada mahasiswa-mahasiswa pelaksana pada akhir publikasi sudah cukup memadai dan memenuhi syarat etika.  Referensi1 Referensi2


Peringkat Perguruan Tinggi versi Webometrics Periode Juli 2008

July 31, 2008

Peringkat perguruan tinggi versi webometrics periode juli 2008 telah dikeluarkan. Berikut peringkat perguruan tinggi nasional yang masuk 4000 besar dunia.

1    Gadjah Mada University
2    Institute of Technology Bandung
3    Universitas Indonesia
4    University of Indonesia
5    Indonesia University of Education (Note 45)
6    Petra Christian University
7    Bogor Agricultural University
8    Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
9    Brawijaya University
10    Gunadarma University
11    Institut Teknologi Sepuluh Nopember
12    Hasanuddin University
13    Airlangga University
14    Bina Nusantara University
15    Universitas Sumatera Utara
16    Diponegoro University
17    Lampung University
18    Universitas Padjadjaran
19    Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya
20    Budi Luhur University
21    Universitas Islam Indonesia
22    Duta Wacana Christian University
23    Sebelas Maret University
24    Parahyangan Catholic University
(sumber:http://www.webometrics.info/rank_by_country.asp?country=id).

Webometrics melakukan penilaian terhadap web site (situs) resmi perguruan tinggi. Penilaian tersebut didasarkan pada empat (4) faktor yaitu (http://www.webometrics.info/methodology.html) :

  1. Size (S) adalah dilihat dari banyaknya halaman yang muncul dari search enggine Google, Yahoo, Live Search dan Exalead
  2. Visibility (V) adalah dilihat dari banyaknya link yang muncul dari searching Google, Yahoo, Live Search dan Exalead.
  3. Rich Files (R) adalah dilihat dari banyaknya file yang dapat diakses
  4. Scholar (Sc) adalah dilihat dari ketersediaan database paper, laporan penelitian atau karya ilmiah yang dapat diakses

Penilaian akhir/total dilakukan dengan rumus, Webometrics rank : 2*S + 4*V+ 1*R+ 1*Sc

Bagaimana posisi perguruan tinggi nasional kita ditingkat Asia ? Berikut peringkat perguruan tinggi di 100 besar Asia.

1     University of Tokyo
2    National Taiwan University
3    Kyoto University
4    National University of Singapore
5    Beijing University
6    Chinese University of Hong Kong
7    University of Hong Kong
8    Keio University
9    University of Tsukuba
10    Tsinghua University China
11    National Chiao Tung University
12    National Sun Yat-Sen University
13    Nagoya University
14    Osaka University
15    Tohoku University
16    Shanghai Jiao Tong University
17    National Taiwan Normal University
18    Tokyo Institute of Technology
19    Korea Advanced Institute of Science & Technology
20    National Cheng Kung University
21    Hong Kong University of Science & Technology
22    Seoul National University
23    University of Science & Technology of China
24    ZheJiang University
25    National Tsing Hua University Taiwan
26    Kyushu University
27    National Central University
28    Prince of Songkla University
29    Kobe University
30    Fudan University
31    City University of Hong Kong
32    Chulalongkorn University
33    Hong Kong Polytechnic University
34    Nanyang Technological University
35    Ritsumeikan University
36    National Chengchi University
37    United Nations University
38    Tamkang University
39    Pohang University of Science & Technology
40    National Chung Cheng University
41    Hiroshima University
42    Nanjing University
43    Shandong University
44    Kasetsart University
45    I-Shou University
46    Wuhan University
47    Hong Kong Baptist University
48    Indian Institute of Science Bangalore
49    Indian Institute of Technology Bombay
50    Korea University
51    Nankai University
52    Tokyo University of Science (Note 29)
53    Japan Advanced Institute of Science & Technology
54    Yonsei University
55    Xiamen University
56    Beijing Normal University
57    National Chung Hsing University
58    Hosei University
59    Waseda University
60    Harbin Institute of Technology
61    Mahidol University
62    Asian Institute of Technology Thailand
63    University of Electro-Communications
64    Xi’An Jiaotong University
65    Nara Institute of Science & Technology
66    Fu Jen Catholic University
67    Doshisha University
68    Renmin University of China
69    Yamagata University
70    Providence University
71    Okayama University
72    East China Normal University
73    Tokai University
74    Gadjah Mada University
75    Feng Chia University
76    Yuan Ze University
77    Ryukoku University
78    Institute of Technology Bandung
79    Nihon University
80    Shinshu University
81    Gunma University
82    Pusan National University
83    Niigata University
84    Thammasat University
85    Huazhong University of Science & Technology
86    Hanyang University
87    University of Tokushima
88    Chiang Mai University
89    Tunghai University
90    Mie University
91    Meiji University
92    Tongji University
93    Chiba University
94    Sungkyunkwan University
95    Assumption University of Thailand
96    Nagaoka University of Technology
97    Universiti Teknologi Malaysia
98    Khon Kaen University
99    Gifu University
100    Shih Hsin University

(sumber:http://www.webometrics.info/top100_continent.asp?cont=asia)


Materi Pelatihan Peningkatan SDM Untuk Pengembangan Manual Prosedur Akademik

July 30, 2008

Pada tanggal 09 s/d 14 April 2007 saya mengikuti kegiatan Pelatihan Peningkatan Sumberdaya Manusia untuk Pengembangan Manual Prosedur Akademik yang dilaksanakan oleh Jurusan Teknik Sipil UNSOED sebagai implementasi PHK A1. Pembicara atau Tenaga Ahli pada kegiatan pelatihan ini adalah Ibu Dr. Ir. Edia Rahayuningsih, MS. Materi pelatihan sangat bermanfaat sebagai bahan untuk menyusun dan atau mengembangkan dokumen manual prosedur akademik jurusan, terutama jurusan Teknik Sipil UNSOED. Materi pelatihan meliputi : Materi-1 Materi-2 Materi-3 Materi-4 Materi-5a Materi-5b Materi-6a Materi-6b Materi-7a Materi-7b Materi-7c




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.